Jumat, 22 November 2019

Dicari_7.500 Teknisi Pesawat Terbang

"Dicari: 7.500 Teknisi Pesawat Terbang , Surakarta - Pesatnya perubahan industri penerbangan tidak dibarengi terdapatnya sumber daya manusia. Menurut Direktur Human Capital dan Corporate Affair PT Garuda Perawatan Facility AeroAsia, Harkandri M. Dahler, sampai saat ini Indonesia masih butuh 7.500 teknisi perawatan pesawat terbang. Kekurangan itu mungkin baru bisa dipenuhi enam tahun akan tiba, tuturnya usai membuka program pelatihan perawatan formasi bodi pesawat angkatan pertama di Solo Techno Park, Surakarta, Senin, 10 Desember 2012. Harkandri menerangkan, dalam 10 tahun terakhir GMF tidak ambil teknisi perawatan pesawat. Walaupun sebetulnya, kebutuhannya cukup tinggi bertepatan memberikan tambahan armada pesawat dan frekuensi pemakaiannya yang tinggi sekali. Untuk mengatasi kekurangan tenaga ahli, GMF kerjakan beberapa terobosan, salah satunya melalui penyelenggaraan training dengan Solo Techno Park. Direktur Kerja Sama Solo Techno Park, Darsono, menerangkan telah melalui kerja sama dengan GMF sejak 2007. Pada 10 Agustus 2012, Solo Techno Park dan GMF tanda-tangani persetujuan kerja sama untuk mendidik 96 calon teknisi pesawat. Pelatihan berjalan selama dua tahun dan terbagi dalam empat angkatan, tuturnya. Dalam program ini, peserta akan memperoleh teori selama enam bulan di Solo Techno Park dan praktik selama tiga bulan di hangar GMF Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Setelah lulus, peserta ikut dalam program ikatan dinas PT GMF selama lima tahun dengan gaji pokok Rp 3,9 juta sampai Rp 4,5 juta per bulan. Untuk tahun pertama, program ini akan mendidik 23 calon teknisi. Menurut Darsono, beberapa siswa ini telah melewati seleksi administrasi, tes akademik, psikotes, wawancara, dan tes kesehatan. Mereka disaring dari 92 pendaftar yang hadir dari Solo, Yogyakarta, Semarang, dan Tangerang, katanya. Biaya pendidikan untuk program ini sampai Rp 50 juta. Tapi, PT GMF memberi pertolongan Rp 23 juta sampai tiap siswa cukup membayar Rp 27 juta. Selain itu, GMF dan Solo Techno Park memberi fasilitas kredit 27 kali dengan bunga 6 persen per tahun. UKKY PRIMARTANTYO Berita paling terkenal lainnya: Andi Mallarangeng Terkenal Kikir Bupati Aceng Nikahi Shinta, Pestanya Meriah Model Elok Djoko Susilo, Nunun, dan Miranda Kemenangan Zaki Ubah Peta Politik Keluarga Atut Mubarok Akui Partai Demokrat Semrawut "" "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar